Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Cara Bercocok Tanam Bawang Putih Di Rumah

Cara Bercocok Tanam Bawang Putih Di Rumah
Indonesia merupakan negara dengan iklim yang amat cocok untuk menanam bawang putih. Iklim yang cocok ini membuat pertumbuhan bawang putih baik serta subur. Bawang putih bisa di budidayakan di pot, polybag atau budi daya langsung di tanah kebun. Waktu yang di butuhkan dari menanam hingga panen bawang sendiri adalah sekitar 90-120 hari. 

Cara Bercocok Tanam Bawang Putih
Cara Bercocok Tanam Bawang Putih 


Bagi kamu yang ingin menghemat pengeluaran dengan menanam bawang putih sendiri di rumah, kamu bisa mengikuti cara bercocok tanam bawang putih di rumah berikut ini 

 
Cara Bercocok Tanam Bawang Putih Di Rumah

Budi daya bawang putih bisa di lakukan di rumah yang memiliki pekarangan rumah yang minim. Budi daya bisa di lakukan pada pot,polybag ataupun menanam langsung di tanah rumah.
Namun untuk menanam bawang putih tak bisa di lakukan sembarangan, banyak hal yang mesti kita lakukan. Beberapa hal tersebut antara lain :
 
1. Menyiapkan Lahan Untuk Menanam Bawang Putih

Persiapkan lahan yang akan di gunakan untuk bercocok tanam bawang. Agar bawang putih tumbuh dengan baik pilihlah lokasi tanah dengan pH 5,5 sampai 7 dan terkena sinar matahari penuh. Kedua faktor ini merukan faktor pendukung yang dapat membuat tanaman bawang putih tumbuh dengan baik.
Setelah menemukan lokasi yang tepat, bersihkan lahan dari kerikil dan bersihka , lalu isilah lubang tadi dengan campuran tanah dan pupuk kandang pada lubang tersebut.
 
2. Mempersiapkan Bibit Bawang

Bagi kita yang tak punya basic pertanian seperti pekerja ataupun ibu rumah tangga akan sulit bagi kita untuk mempersiapkan sendiri bibit bawang putih. Solusinya yakni kita bisa membeli bibit bawang putih di toko pertanian terdekat di kota ataupun desa kita tinggal.
Jika ada hal yang ingin kita tanyakan mengenai bibit atau benih bawang tersebut dan cara tanamnya, bisa kita tanyakan langsung ke penjual. Biasanya penjual pertanian akan sigap menjawab pertanyaan kita.
 
3. Menanam Bawang Putih

Sortir bibit umbi dengan ukuran yang seragam, tanam dalam kedalaman lubang 10 cm dengan jarak tanam sekitar 20 x 20 cm. Tanam bawang putih dengan akar mengarah ke bawah agar bawang tak bertumbuh ke arah yang salah. Tutup lubang tanam dengan campuran tanah pupuk dan tutup secara perlahan.
 
4. Merawat Bawang Putih

Penyiraman bawang putih bisa di lakukan dengan air secukupnya agar tanah lembab. Penyiraman bisa di lakukan sesuai dengan kondisi cuaca. Jika cuaca panas dan kering maka penyiraman bisa di lakukan sesering mungkin. Dalam beberapa hari tunas hijau bawang akan muncul dan tumbuh di atas permukaan tanah.
Setiap minggu dibutuhkan juga pembersihan lahan ataupun media tanam dari gulma. Bersamaan dengan  kegiatan pembersihan, lakukan juga penggemburan pada lahan ataupun media yang tanahnya di rasa terlalu  padat.
 
5. Pemberian Pupuk 

Pemberian pupuk pada bawang di lakukan sebanyak 3 kali yaitu di saat persiapan lahan, pembentukan tunas, dan pembentukan umbi. Pupuk yang di gunakan dapat berupa pupuk organik ataupun pupuk non organik. Untuk pupuk organik dosis yang di butuhkan adalah sekitar 10-20 ton/ha sementara untuk pupuk non-organik adalah 200 kg N, 180 kg P2O5, 60 kg K2O dan 142 kg S per hektar.
 
6. Pengendalian Hama Dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit pada bawang biasa di lakukan dengan memilih bibit dengan kualitas baik dan sehat, penggunaan perangkap, sanitasi dan penggunaan pestisida sesuai kebutuhan.
 
7. Pemanenan Bawang Putih

Umumnya bawang putih siap di panen ketika berumur 90-120 hari. Bawang putih yang siap panen di tandai dengan warna daun yang berubah dari hijau menjadi kekuning-kuningan. Pemanenan bawang putih bisa di lakukan dengan mencabut tanaman dengan sekop dan mencabut bawang sekaligus tanahnya.

Ini di lakukan untuk mempermudah pengangkatan bawang dan agar siung bawang tak rusak. Buang tanah yang menempel dan biarkan batang bawang tetap menempel pada umbinya. Saat bawang putih di rasa siap panen, segeralah memanennya. Jangan sampai terlambat memanennya karena bawang putih bisa mengerut dan menghasilkan rasa yang tidak enak
 
8. Mengawetkan Bawang Putih

Setelah memanen bawang putih, langkah selanjutnya yakni melakukan pengawetan agar bawang putih tak mudah busuk. Pengawetan alami bisa di lakukan dengan melakukan penjemuran bawang putih selama 9 sampai 12 hari di bawah sinar matahari. Setelah mengering dan umbi mengeras, simpan bawang di tempat yang memiliki suhu dingin dan kering.

Bila kamu hanya menanam sedikit bawang putih di rumah maka langkah ini tak perlu di lakukan sama sekali. Cukup menyimpan bawang di dalam kulkas agar tak cepat rusak.

Demikian cara bercocok tanam bawang putih yang dapat kita lakukan di halaman rumah. Semoga artikel ini bisa membantu kamu dalam menanam bawang putih dengan baik dan benar. Bila kamu merasa artikel ini bermanfaat, jangan luapa share ke kerabat ataupun sosial media kamu.

Posting Komentar

© PAPANINFO.COM. All rights reserved. © 2021 nama blogger