Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Cara Bercocok Tanam Mentimun Di Polybag

Cara Bercocok Tanam Mentimun Di Polybag

Banyak dari kita yang kemungkinan pernah mencoba menanam mentimun namun hasil panen yang di hasilkan tidaklah memuaskan ataupun kita mengalami gagal panen.  Budidaya mentimun bukanlah hal yang sangat sulit untuk di lakukan bila kita tahu bagaimana teknik yang benar dalam membudidayakannya

Dalam menanam mentimun banyak hal yang mesti kita perhatikan. Mulai dari penyiapan lahan atau media tanam, pembibitan, pembuatan penyangga dan sebagainya. Karenanya saat kita ingin mulai bertanam mentimun, kita perlu panduan tentang bagaimana cara bercocok tanam mentimun. Agar budi daya timun yang kita lakukan minimal tak mengalami gagal panen.

Cara Bercocok Tanam Mentimun Di Polybag
Cara Bercocok Tanam Mentimun Di Polybag

Cara Bercocok Tanam Mentimun Di Polybag 

Untuk memulai menanam mentimun di polybag, bisa kamu lakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Pemilihan Benih Mentimun

Lakukan perendaman benih mentimun menggunakan air hangat dengan suhu 40 C - 50 C selama 6 jam. Perendaman bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan kecambah dan mematahkan masa dormansi benih. Sebaiknya air yang di gunakan adalah air yang bersih ataupun air yang untuk di minum.

Saat melakukan perendaman, perhatikan juga benih timun apakah melayang ataukah tenggelam. Pisahkan bibit timun yang tenggelam dan buang benih yang melayang jika kamu mempunyai banyak persediaan benih timun.

Benih yang tenggelam besar kemungkinannya mengeluarkan tunas sementara benih yang mengapung kecil kemungkinannya bertunas, namun bukan berarti ia tak akan bertunas. Penyortiran ini bertujuan untuk memilih kualitas benih yang baik serta mempercepat pertumbuhan benih.

Sesudah benih selesai di rendam, angkat benih kemudian tiriskan sampai kering lalu bungkuslah dengan kain bersih basah ( di basahi air matang ). Bungkus benih atau bibit timun dengan kain ini. Diamkan benih dalam bungkusan gulungan kain selama 12 dalam ruangan hangat.

 

2. Penyemaian Bibit Mentimun

Keluarkan bibit dari dalam kain lalu masukkan ke dalam polybag untuk di semai. Masukkan media tanam ke polybag berupa campuran pasir atau sekam bakar, kompos dan tanah. Perbandingan campuran adalah 1:1:1. Jika kamu tak ingin repot, kamu bisa membeli media tanam di toko pertanian di tempatmu.

Jangan lupa untuk melubangi polybag untuk kelancaran sirkulasi air. Sebelum memasukkan bibit dalam polybag, pastikan tanah dalam keadaan gembur dan tidak padat agar akar bisa tumbuh bebas dalam media tanam tersebut. Dan siram media tanam dengan air sehari sebelum bibit akan di tanam.

Selanjutnya tutup media tanam dengan plastik warna hitam sekitar 1 sampai 3 hari sampai benih berkecambah. Buka plastik dan tempatkan polybag di tempat yang terkena cahaya matahari namun terhindar dari hujan, contohnya seperti di teras rumah.

Rawat bibit yang di semai dengan melakukan penyiraman rutin, penjarangan dan pengendalian hama serta penyakit. 

 

3. Penanaman Bibit Mentimun

Bibit mentimun yang sudah tumbuh 3-6 daun bisa di pindahkan ke polybag yang lebih besar. Pemindahan di lakukan dengan mengikutsertakan tanah yang berada di sekitar akar agar akar tak rusak dan memudahkan pemindahan bibit.

Masukkan bibit ke dalam polybag kemudian tambahkan media tanam, siram dengan air. Lalu pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari namun tak terkena hujan. Ketika daun baru telah tumbuh maka tanaman di anggap sudah kuat dan bisa kita tempatkan di tempat terbuka

 

4. Perawatan Tanaman Mentimun

Perawatan mentimun meliputi penyiraman, pemupukan, pemasangan penyangga serta penyulaman. Penyiraman dapat di lakukan dengan melihat media tanam. Saat media tanam di rasa kering maka penyiraman di lakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Bila media tanam di rasa masih lembab atau basah, lakukan penyiraman sehari sekali yakni pada pagi atau sore hari.

Hindari penyiraman pada siang hari karena bisa menimbulkan kelayaun pada tanaman. Untuk pemupukan bisa di lakukan dengan mengikuti dosis atau takaran pada kemasan. Selalu awasi pertumbuhan tanaman. Bila mana terdapat tanaman yang rusak atau mati, lakukan peyulaman dengan mengganti tanaman rusak atau mati dengan tanaman baru lainnya. 

Selain melakukan perawatan di atas, penyiangan dan penggemburan juga perlu di lakukan. Lakukan penyiangan saat tumbuh rumbut di sekitar mentimun. Bersamaan dengan penyiangan, lakukan juga penggemburan pada tanah yang di rasa padat.

Pemasangan penyangga bisa di lakukan pada saat tanaman telah mencapai tinggi 16 cm hingga 22 cm. Jarak tanaman dengan penyangga adalah 6 cm sampai 9 cm.

 

5. Pengendalian Hama Tanaman

Pengendalian hama bisa di lakukan dengan menyemprotkan insektisida untuk membasmi hama serangga dan akarisida untuk membasmi tungau. Lakukan penyemprotan setiap minggu.

 

6. Pengendalian Penyakit Tanaman 

Pengendalian Penyakit pada tanaman di lakukan dengan menyemprotkan fungisida. Penyemprotan ini bisa dilakukan setiap minggu.

 

7. Pemanenan Mentimun

Ketika usia mentimun telah mencapai 32 hingga 47 hari ( di hitung sejak penanaman bibit bertunas ), panen mentimun bisa di lakukan. Mungkin waktu pemanenan masing-masing dari timun yang kita tanam beragam. Ini di sebabkan kualitas benih, perawatan tanaman dan lokasi penempatan atau penanaman.


Setelah mengetahui cara menanam timun yang benar, kini kamu sudah siap untuk membudi dayakan timun di rumah atau kebun milikmu. Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, kamu bisa share ke kerabat atau medsos milik kamu. Terimakasih...


Posting Komentar

© PAPANINFO.COM. All rights reserved. © 2021 nama blogger