Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Cara Bercocok Tanam Semangka yang Benar

Cara Bercocok Tanam Semangka yang Benar

Buah semangka merupakan salah satu jenis buah-buahan yang banyak di jual di pasaran. Bukan hanya karena di minati, tapi ada alasan mengapa buah yang satu ini banyak di temukan di seluruh wilayah indonesia. Hal ini karena semangka mudah di budi dayakan pada tanah dengan ketinggian 0-1000 m dpl. Sehingga menanam semangka bisa di lakukan dengan mudah baik di dataran rendah maupun tinggi.

Cara Bercocok Tanam Semangka
Cara Bercocok Tanam Semangka


Cara Bercocok Tanam Semangka

Bagi kamu yang ingin mulai membudidayakan semangka, bisa dengan mengikuti cara-cara yang ada di bawah ini :


1. Memilih Lahan

Sebelum memulai bercocok tanam semangka maka persiapkan terlebih dahulu lahan yang cocok. Tanah dengan keasaman ( ph ) 5,5 hingga 6,5 adalah jenis tanah yang baik untuk membudidayakan buah semangka. Tanaman ini juga bisa tetap tumbuh di tanah dengan ph di bawah 5, asalkan semangka di tanam di lahan gambut

Pilihlah lahan yang gembur serta kaya akan bahan organik. Setelah menemukan jenis tanah atau lahan yang tepat, lakukan pembersihan lahan dan gemburkan lahan dengan membajaknya atau mencangkulnya dengan memakai cangkul. 

Setelah selesai melakukan pembersihan serta penggemburan, selanjutnya yang kita perlukan adalah membuat bedengan. Buatlah bedengan dengan panjang 13-16 m, lebar 2-2,5m. Kemudian buatlah lubang untuk menanam bibit semangka dengan P x L x T =  40 x 40 x 30 cm. Jarak dalam satu barisan tanam adalah sekitar 1,3 m sampai 1,5 m. Berikutnya melakukan pemberian pupuk pada lubang tanam.

Gunakan pupuk dasar yang terdiri dari 4 kg pupuk kandang, 22 gr pupuk zk 15 gran pupuk za dan 28 gr pupuk ds.

 

2. Persiapan Bibit 

Bibit yang akan di tanam pada lahan harus di semai terlebih dahulu dalam polybag dengan tanah dan pupuk kandang. Dalam menyemai benih, langkah pertama yang mesti dilakukan adalah merenggakan pepaya agar proses pertumbuhan mudah.

Tahap berikutnya merendam biji yang akan di jadikan bibit dengan 1 liter air yang di campurkan 1 sendok feres fungisida (obat anti jamur), 1 sendok the hormone (Atronik, Menedael, Abitonik), 0,5 sendok the peres bakterisida.

Rendam bibit dalam campuran tadi selama 11 sampai 30 menitan lalu tiriskan bibit dan kini bibit bisa di kecambah. Masukkan ke dalam kantong penyemaian dan letakkan berderetan agar terkena cahaya matahari. Pupuk tanaman di daunnya supaya semangka mudah berkembang dan campurlah pupuk dengan obat. Pemupukan bisa di lakukan 3 kali sehari.

Jika bibit telah tumbuh 2 daun atau berusia dua mingguan, bibit kini bisa di tanam di lahan yang telah kita siapkan.


3.Penanaman

Persiapkan lubang tanam untuk bibit semangka yang telah di semai dengan kedalaman 10 cm. Dan jarak penanaman dari tepi bedengan adalah sekitar 25cm serta jarak antar 1 lubang dengan lubang lainnya adalah 1 m. Atau kamu bisa sesuaikan dengan luas lahan atau bedengan yang telah di buat.

Langkah berikutnya adalah menggenangi bedengan dengan air sekitar tinggi bedengan lalu air di biar kan meresap. Sesudah air meresap maka kini kIta bisa menanam bibit yang telah di semai.


4. Pemeliharaan Tanaman

Sama seperti cara memelihara buah lainnya, semangka membutuhkan penyiraman, pembersihan, penjarangan serta pemupukan. Penyiraman di lakukan setiap harinya, bisa di lakukan secara manual ataupun dengan membuat saluran air. Jika penyiraman di lakukan melalui saluran air, pastikan air tidak meluap hingga menggenangi bedengan.

Untuk pembersihan lahan bisa di lakukan penyiangan. Lakukan penyiangan secara berhati-hati agar tidak mengenai batang semangka. Penyiangan bisa di lakukan selama 3 sampai 4 kali dalam masa tanam.

Setelah tanaman semangka telah berumur 5 harian, apabila ada tanaman yang lambat pertumbuhannya atau terlihat seperti mau mati lebih baik  ganti dengan bibit baru. Bersamaan dengan penyortiran tanaman, lakukan juga penjarangan dengan meninggalkan 2 atau 3 tanaman saja.

Untuk pemupukan di lakukan 3 kali. Yang pertama saat tanaman akan di tanam, yang kedua saat tanaman sudah memiliki tinggi 1 m, yang ketiga saat tanaman sudah berbuah sebesar telor ayam.


5. Pembuahan

Di jepang, petani semangka biasanya hanya menyisakan satu buah saja pada satu cabang. Sehingga dalam satu pohon semangka hanya akan ada 3 atau 4 buah semangka saja. Pembuahan di set di ketiak daun yakni 1,5 m dari lubang tanam.

Bila semangka sudah berbuah, beri alas jerami kering untuk menghindari buah terkena hujan. Karena buah akan membusuk jika terkena langsung air hujan.


6. Proses pemanenan

Saat semangka sudah bisa di panen, petiklah semangka bersamaan tangkainya. Berhati-hatilah dalam memanen semangka agar buah tidak rusak ataupun lecet. Letakkan semangka di tempat yang lembut dan jangan tumpuk semangka terlalu tinggi. Penumpukan semangka terlalu tinggi bisa menyebabkan buah yang berada di tumpukan bagian bawah, memar, lecet bahkan rusak.


Itulah cara budi daya tanaman semangka. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang ingin mulai bercocok tanam semangka. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini ke kerabatmu atau ke sosial media kamu.


Posting Komentar

© PAPANINFO.COM. All rights reserved. © 2021 nama blogger